Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi
Dalam pengelolaan bisnis, IFG turut mengarahkan anak perusahaan untuk membentuk fungsi Key Account Management guna menjaga kualitas pertumbuhan, mencegah praktik perang harga, serta memastikan struktur komisi agen dan broker tetap sehat dan berkelanjutan.
Kebijakan ini diarahkan untuk membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan nasabah dan mitra bisnis strategis.
Di sektor investasi, IFG memperkuat kapabilitas manajemen aset melalui anak usaha, Bahana TCW Investment Management, dengan fokus pada pengembangan rekomendasi investasi berbasis Liability Driven Investment. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan investor institusi, khususnya dari sektor asuransi, agar pengelolaan aset selaras dengan profil kewajiban jangka panjang.
Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara di bawah Danantara Indonesia, IFG menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan nasional melalui penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
IFG juga berkomitmen menjaga prinsip inklusivitas serta memperluas kontribusi sosial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat secara adil.
Dengan agenda Transform Business 2026, IFG optimistis dapat memperkuat daya saing industri keuangan nasional sekaligus menghadirkan pertumbuhan yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Selanjutnya: Dorong Pemulihan Sumatra, Trakindo Salurkan Bantuan Tahap Lanjutan
Menarik Dibaca: 4 Nutrisi yang Paling Dibutuhkan saat Usia 50 Tahun ke Atas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













