kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PNM akan rilis obligasi Rp 1 T tahun depan


Senin, 29 Oktober 2012 / 14:21 WIB
PNM akan rilis obligasi Rp 1 T tahun depan
ILUSTRASI. Ada banyak faktor yang bisa jadi penyebab gusi berdarah.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski baru saja selesai melakukan penawaran Obligasi I PNM 2012 senilai Rp 500 miliar, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sudah mencanangkan penerbitan surat utang kembali. "Tahun depan kami akan keluarkan kembali obligasi senilai Rp 1 triliun," kata Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja di Jakarta, Senin (29/10).

Rencananya, dana ini akan digunakan untuk sumber pembiayaan kredit sektor usaha kecil menangah dan koperasi (UKMK) di tahun depan. Diprediksi, kebutuhan pembiayaan sektor ini mencapai Rp 4 triliun.

Sebagai catatan saja, perusahaan pelat merah ini baru saja menerbitkan Obligasi I PNM tahun 2012 bertenor lima tahun dengan kupon dikisaran 8,75%-9,5%. Sebagian besar dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan sebagian besar untuk disalurkan sebagai pembiayaan usaha mikro kecil (UMK) melalui ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) dan 20% dari obligasi ini untuk refinancing pinjaman bank.

Lebih lanjut, Parman bilang, jika obligasi tersebut telah kelebihan permintaan. Yang menjadi penjamin emisi dalam hajatan ini adalah Bahana Securities.

Selain akan menerbitkan obligasi kembali tahun depan, PNM juga berencana melepas saham perdana pada 2014 mendatang. "Dengan adanya persetujuan dari pemegang saham, kami juga akan melepas saham. Kami akan gelar setelah pilpres, agar harganya bagus," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×