kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Rata-rata Imbal Hasil Unitlink Berbasis Saham 12,09% di Sepanjang 2025


Rabu, 07 Januari 2026 / 16:25 WIB
Rata-rata Imbal Hasil Unitlink Berbasis Saham 12,09% di Sepanjang 2025
ILUSTRASI. Pendapatan Premi Unitlink Turun 28,72% (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Unitlink berbasis saham berhasil mencatatkan kinerja tertinggi di antara unitlink lainnya sepanjang 2025. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) atau sampai Desember 2025, rata-rata return unitlink berbasis saham tercatat sebesar 12,09%. 

Pada bulan sebelumnya atau sampai November 2025, kinerja unitlink berbasis saham juga menjadi yang tertinggi dengan rata-rata return sebesar 10,15% secara ytd. 

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menilai tingginya kinerja unitlink berbasis saham sepanjang 2025 sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Baca Juga: Bank BTN (BBTN) Angkat Sekjen Kementerian PKP Didyk Choiroel Jadi Komisaris

"Sepanjang 2025, IHSG naik di atas 22%. Jadi, wajar kalau unitlink saham juga mengalami kinerja kuat karena underlying-nya saham," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (7/1).

Lebih lanjut, Arjun memperkirakan prospek unitlink saham dan pendapatan tetap masih kuat untuk mencatatkan kinerja positif pada 2026.

Dia mengatakan prospek tersebut didukung sentimen positif melalui rally saham global Artificial Intelligence (AI) dan teknologi, sehingga menyebabkan sentimen risk-off untuk pasar saham global. 

"Ditambah, ada juga potensi kelanjutan pemangkasan suku bunga bank sentral global," tuturnya.

Dari sisi domestik, sentimen positifnya, yakni ada potensi melalui kenaikan belanja negara atau stimulus pemerintah, serta pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI). Selain itu, ekspansi bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT), data center, dan infrastruktur proyek lain. 

"Ada juga proyek hilirisasi yang diperkirakan akan mengalami ekspansi kuat tahun ini. Semua itu menjadi sentimen positif dari sisi domestik," kata Arjun.

Sementara unitlink berbasis campuran mencatatkan kinerja rata-rata return terbesar kedua sepanjang 2025 sebesar 9,92%. Diikuti unitlink pendapatan tetap dengan rata-rata return sebesar 7,32% dan unitlink pasar uang dengan rata-rata return sebesar 4,24% sepanjang 2025. 

Selanjutnya: Menkeu Purbaya Tetapkan Aturan Baru Batas Defisit APBD 2026 Seragam Jadi 2,5%

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×