kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Strategi Bank BRI tekan kredit menganggur pada 2020


Kamis, 06 Februari 2020 / 22:29 WIB
ILUSTRASI. Strategi Bank BRI tekan kredit menganggur pada 2020


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun lalu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil menekan rasio kredit menganggur alias undisbursed loan. Tahun ini perseroan juga memprediksi rasio tersebut bakal makin diperketat lantaran ekspansi ke segmen korporasi bakal dikurangi.

Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo mengatakan, tahun lalu kredit korporasi menjadi penyumbang utama kredit menganggur perseroan. “Nilai undisbursed loan kami tumbuh 5,7% menjadi sekitar Rp 130 triliun yang mayoritas ini berasal dari segmen korporasi,” katanya kepada KONTAN, Kamis (6/2). 

Baca Juga: BRI siap eksekusi jaminan Jiwasraya

Adapun dari laporan keuangan tahun lalu nilai kredit menganggur BRI tepatnya senilai Rp 130,05 triliun. Ini setara 15,13% dari total penyaluran kredit individual (bank only) senilai Rp 859,57 triliun.

Rasio tersebut tercatat menipis dibandingkan 2018 dengan nilai kredit menganggur Rp 129,19 triliun atau setara 16,17% dari total kredit Rp 798,89 triliun. “Tahun ini kami akan fokus terhadap ekspansi kredit mikro, sehingga undisbursed loan diprediksi akan tetap tumbuh moderat,” sambung Haru.

Baca Juga: Sebanyak 50 nasabah Jiwasraya menulis surat buat OJK, ini isinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×