Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan kenaikan tajam dalam penggunaan kartu kreditnya pada kuartal-1 tahun 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi nasabah yang meningkat selama Ramadan dan libur panjang lebaran.
SVP Credit Cards Group Bank Mandiri Agus Hendra Purnama menyebut sampai saat ini, total kartu kredit Bank Mandiri yang beredar di masyarakat mencapai 2,2 juta kartu.
Agus mencatat pada kuartal-1 2026, transaksi kartu kredit Bank Mandiri tumbuh sebesar 22% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Baki debit kartu kreditnya juga tercatat tumbuh sampai 12%.
Baca Juga: Asuransi Digital Bersama (YOII): Dampak Pelemahan Rupiah Masih Terbatas
"Pertumbuhan itu didukung oleh kapabilitas layanan digital yang memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi," kata Agus saat dihubungi, Senin (13/4/2026).
Pertumbuhan ini juga ditopang oleh momen Ramadan serta libur panjang lebaran pada Februari-Maret 2026. Pada momen itu, banyak nasabah yang menggunakan kartu kredit untuk keperluan perjalanan, membeli barang, hingga pembayaran jasa dan kuliner.
Agus menilai pertumbuhan kartu kredit ini menjadi cerminan dari stabilitas ekonomi nasional yang masih tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Ia memastikan, Bank Mandiri ke depannya akan terus berinovasi menghadirkan berbagai program promosi untuk meningkatkan transaksi kartu kreditnya.
Untuk diketahui, data Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah kartu kredit yang beredar pada Januari 2026 mencapai 18,7 juta kartu. Angka ini naik tipis 0,54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 18,6 juta kartu.
Sementara itu, volume transaksi kartu kredit pada Januari 2026 tercatat mencapai 45,6 juta transaksi, tumbuh 9,15% YoY. Dari sisi nilai, transaksi kartu kredit mencapai Rp 43 triliun atau meningkat 16,88% YoY.
Baca Juga: OJK Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola untuk Tekan Fraud Klaim Asuransi Kesehatan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













