kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mandiri bidik kredit 2017 tumbuh 14%


Senin, 08 Mei 2017 / 19:47 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk menargetkan pertumbuhan kredit pada 2017 sebesar 14% secara tahunan atau year on year (yoy).

Royke Tumilaar, Direktur Wholesale Banking Bank Mandiri mengatakan, tahun ini, pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit industri perbankan.

Tahun ini diproyeksi beberapa sektor kredit seperti infrastruktur akan mendorong realisasi kredit bank berkode emiten BMRI ini. “Beberapa sektor pendorong pertumbuhan kredit adalah korproasi, konsumer dan ritel banking,” ujar Royke, Senin (8/5).

Untuk sektor korporasi, menurut Royke, nantinya diharapkan akan berasal dari beberapa proyek seperti jalan tol dan pembangkit listrik.

Khusus kredit infrastruktur, tahun ini, Bank Mandiri menargetkan komitmen kredit sebesar Rp 50 triliun. Dari komitmen kredit infrastruktur tersebut, prediksi Royke akan ada Rp 20 triliun kredit yang terealisasi.

Sebagai gambaran pada kuartal I 2017, Bank Mandiri mencatat realisasi penyaluran kredit Rp 656,2 triliun atau naik 14,18% secara tahunan. Pertumbuhan kredit tiga bulan pertama tahun ini didorong dari beberapa sektor seperti korporasi, mikro dan konsumer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×