kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Beban perbankan diperkirakan turun 4 bps


Jumat, 13 Oktober 2017 / 21:38 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan survei perbankan yang diolah oleh Bank Indonesia (BI) pada triwulan IV 2017 rata-rata biaya yang dikeluarkan oleh bank atas dana nasabah yang ditempatkan atau cost of fund dalam rupiah diperkirakan turun 4 basis poin dari periode sebelumnya menjadi 5,94%.

Sementara itu, biaya dana yang dioperasionalkan oleh perbankan untuk memperoleh pendapatan atau cost of loanable fund (CoLF) diperkirakan turun 18 bps menjadi sebesar 9,47%.

Sejalan dengan penurunan suku bunga dana, rata-rata suku bunga kredit investasi diperkirakan akan turun 2 bps di triwulan IV 2017 menjadi 12,38%. Sementara itu, suku bunga kredit modal kerja diperkirakan stabil pada level 12,18% dan suku bunga kredit konsumsi naik 24 bps menjadi 13,99%.

"Pada jenis kredit konsumsi, kenaikan hanya terjadi pada kredit tanpa agunan (KTA), sedangkan kredit konsumsi lainnya (KPR/KPA, KKB, Kredit Multiguna) mengalami penurunan," tulis BI dalam keterangan resminya, Jumat (13/10).

Sementara itu, CoF dan CoLF dalam dollar AS diperkirakan naik masing-masing sebesar 3 bps dan 1 bps pada triwulan IV 2017. Ditengah kenaikan suku bunga dana tersebut, suku bunga kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi pada triwulan IV 2017 diperkirakan mengalami penurunan masing-masing 3 bps, 15 bps dan 65 bps.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×