kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BTPN mendatangkan likuiditas dari obligasi Rp 1 T


Selasa, 17 Juli 2012 / 16:26 WIB
BTPN mendatangkan likuiditas dari obligasi Rp 1 T
ILUSTRASI. Pembangunan gedung Hyperscale Data Center Campus (H2) di Karawang.


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Tbk (BTPN) akan kembali menerbitkan obligasi dengan nominal Rp 1 triliun. Surat utang tersebut sudah masuk dalam rencana Penerbitan Obligasi Berkelanjutan (POB) yang dikeluarkan 2011 lalu.

"Tahun lalu, kami sudah mengantongi persetujuan dari Bapepam-LK untuk POB senilai Rp 2,5 triliun," kata Direktur Keuangan BTPN Arief Harris, Selasa (17/7). Dalam tahap pertama, Bank berkode saham BTPN itu sudah menerbitkan obligasi sebesar Rp 500 miliar.

Dana obligasi saat ini menjadi jawaban bagi perusahaan sebagai solusi pendanaan jangka panjang di luar dana pihak ketiga (DPK) yang sifatnya lebih pendek.

"Tiap tahun kami berencana menerbitkan obligasi. Untuk tahun ini sedang kami proses, dan sedang dalam proses book building," tambah Arief. Dalam hajatan tersebut, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter) adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, PT Standard Chartered Securities Indonesia dan PT NISP Sekuritas.

Sama seperti penerbitan obligasi sebelumnya, surat utang tahun ini memiliki tenor tiga sampai lima tahun. Alasan pemilihan tenor ini karena durasi kredit yang diberikan bank juga bersifat lebih panjang ketimbang jangka waktu simpanan nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×