kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Cekrek! selfie bukti sah transaksi Mastercard


Minggu, 13 November 2016 / 22:53 WIB


Reporter: Barly Haliem | Editor: Yuwono Triatmodjo

NEW YORK. Selfie akan menjadi pengaman transaksi Anda. Inilah teknologi yang tengah dikembangkan oleh Mastercard Inc dengan nama Mastercard Id atau Pay Selfie.

Pay Selfie memungkinkan pengguna MasterCard memverifikasi dan mengkonfirmasi transaksinya dengan swafoto atau selfie. Proses ini diyakini lebih mudah dan ringkas karena tak perlu lagi memasukkan kode dan nomor kartu pembayaran.

Perusahaan penyedia sistem dan teknologi pembayaran ini merilis verifikasi transaksi via selfie di 12 negara Eropa, Amerika Serikat dan Kanada, mulai Oktober 2016. Bob Reany, Executive Vice President, Identity  Solutions Mastercard Inc, menjanjikan, Pay Selfie akan masuk Indonesia dan kawasan Asia setidaknya mulai pertengahan tahun depan.

Dia menyatakan bahwa inovasi Mastercard ini memudahkan nasabah. Maklum, "Kita sering lupa menghafal kode dan password. Dengan teknologi ini, kita tidak lagi harus menghafalkan password yang seringkali bikin pusing," kata dia di kantor Mastercard Tech Hub New York, akhir pekan lalu.

Reany menambahkan, 92% pengguna awal Mastercard Id menganggap teknologi ini lebih mudah dibandingkan dengan verifikasi via password maupun sidik jari. Apalagi tidak semua smartphone memiliki fasilitas pemindai sidik jari.

Dia juga menjamin bahwa Pay Selfie lebih aman. Sebab proses verifikasi data nasabah menjadi lebih personal. Apalagi setiap individu memiliki karakter unik yang berbeda dengan karakter orang lain. "Sulit sekali dipalsukan," tandasnya.

Ed McLaughlin, Chief Information Officer Mastercard Inc, menambahkan, aspek keamanan transaksi menjadi makin krusial saat ini, seirama dengan tren transaksi online (e-commerce). "Jika tidak diimbangi dengan aspek keamanan, e-commerce menjadi sulit berkembang," kata McLaughlin di Mastercard Tech Hub Saint Louis, Missouri, akhir pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×