kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Himbara targetkan kuasai 75% transaksi ATM


Kamis, 08 Juni 2017 / 12:27 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

Haru Koesmahargyo, mengatakan nantinya dengan tarif transaksi yang lebih rendah antar ATM Himbara ini bisa meringankan beban nasabah dan meningkatkan volume transaksi.

Dadang Setiabudi Senior Executive Vice President Teknologi Informasi BNI mengatakan dengan sinergi antar ATM BUMN ini diharapkan bisa memperluas titik pelayanan nasabah.

“JPN akan mengelola secara operasional transaksi ATM dan EDC Himbara dengan tujuan efisiensi pengelolaan sistem pembayaran bank plat merah,” ujar Dadang kepada KONTAN, Kamis (8/6).

Sebagai gambaran dengan sudah resminya JPN sebagai perusahaan switching beroperasi pada Januari 2018, maka di Indonesia ada 4 perusahaan switching.

Empat perusahaan switching selain JPN (ATM Link Himbara) diantaranya adalah ATM Bersama (PT Artajasa Pembayaran Elektronis), Prima (PT Rintis Sejahtera) dan Alto (PT Daya Network Lestari).

Saat ini tercatat transaksi ATM Himbara menguasai sebesar 47% transaksi ATM di Indonesia. Disusul kemudian ATM Prima milik BCA sebesar 30% kemudian ATM Bersama milik Artajasa menguasai 17% pangsa pasar transaksi ATM. Sedangkan sisanya sebesar 4,8% transaksi dikuasai oleh ATM Alto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×