kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini alasan bank besar mempunyai rasio profitabilitas tinggi


Rabu, 24 Januari 2018 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. Teller Bank BCA BSD Tangsel


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan kenapa bank besar mempunyai rasio profitabilitas (RoA) lebih tinggi. Berdasarkan data OJK November 2017 rasio RoA industri perbankan 2,48%.

Bank besar BUKU IV mencatat RoA paling besar 3,15%. Kemudian disusul BUKU III 1,86% BUKU II 1,55% dan BUKU I 1,61%.

Aslan Lubis, Analis Eksekutif Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis OJK bilang, semakin besar bank maka akan semakin efisien. "Bank besar mempunyai sumber daya manusia, teknologi dan jaringan kantor lebih baik," kata Aslan kepada Kontan.co.id, Rabu (24/1).

Karena lebih baik maka akan lebih mudah menarik dana masyarakat (DPK) sehingga mampu membuat margin lebih tinggi. OJK memproyeksi RoA perbankan 2018 sedikit lebih baik didorong ekonomi dan NPL yang tidak setinggi sebelumnya.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA bilang faktor yang mendorong RoA adalah laba, kredit, DPK murah dan pendapatan non bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×