kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.788   93,20   1,64%
  • KOMPAS100 752   17,04   2,32%
  • LQ45 570   13,51   2,43%
  • ISSI 200   1,74   0,88%
  • IDX30 323   7,63   2,42%
  • IDXHIDIV20 397   8,36   2,15%
  • IDX80 85   1,92   2,30%
  • IDXV30 108   1,64   1,55%
  • IDXQ30 104   2,00   1,97%

Ini alasan bank besar mempunyai rasio profitabilitas tinggi


Rabu, 24 Januari 2018 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. Teller Bank BCA BSD Tangsel


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan kenapa bank besar mempunyai rasio profitabilitas (RoA) lebih tinggi. Berdasarkan data OJK November 2017 rasio RoA industri perbankan 2,48%.

Bank besar BUKU IV mencatat RoA paling besar 3,15%. Kemudian disusul BUKU III 1,86% BUKU II 1,55% dan BUKU I 1,61%.

Aslan Lubis, Analis Eksekutif Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis OJK bilang, semakin besar bank maka akan semakin efisien. "Bank besar mempunyai sumber daya manusia, teknologi dan jaringan kantor lebih baik," kata Aslan kepada Kontan.co.id, Rabu (24/1).

Karena lebih baik maka akan lebih mudah menarik dana masyarakat (DPK) sehingga mampu membuat margin lebih tinggi. OJK memproyeksi RoA perbankan 2018 sedikit lebih baik didorong ekonomi dan NPL yang tidak setinggi sebelumnya.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA bilang faktor yang mendorong RoA adalah laba, kredit, DPK murah dan pendapatan non bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×