kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.754   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.429   -33,34   -0,52%
  • KOMPAS100 840   -11,95   -1,40%
  • LQ45 639   -9,56   -1,47%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 355   -4,94   -1,37%
  • IDXHIDIV20 443   -6,27   -1,39%
  • IDX80 96   -1,42   -1,45%
  • IDXV30 122   -2,07   -1,67%
  • IDXQ30 115   -1,63   -1,40%

Karhutla Ganggu Penerbangan, Mega Insurance Nilai Asuransi Perjalanan Diperlukan


Jumat, 18 September 2026 / 14:23 WIB
Karhutla Ganggu Penerbangan, Mega Insurance Nilai Asuransi Perjalanan Diperlukan
ILUSTRASI. Aplikasi Mega Insurance (TRIBUNNEWS/HO)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia. Alhasil, kondisi tersebut membuat banyak penerbangan dibatalkan hingga dialihkan.

Terkait kondisi itu, PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) menilai asuransi perjalanan sebagai salah satu bentuk perlindungan yang penting bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai risiko yang tidak terduga selama perjalanan.

Risk, Legal, and Compliance Director Mega Insurance Diang Edelina mengatakan gangguan seperti keterlambatan maupun pembatalan perjalanan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. 

Baca Juga: Mega Insurance Tempatkan 53% Investasi di Surat Berharga Negara

"Dengan Demikian, perlindungan asuransi dapat memberikan rasa aman dan membantu memitigasi risiko tersebut, sesuai dengan manfaat dan ketentuan polis," ujarnya kepada Kontan, Jumat (18/9/2026).

Lebih lanjut, Diang mengungkapkan hingga saat ini, Mega Insurance masih melakukan pendataan dan verifikasi atas laporan klaim asuransi perjalanan terkait kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Diang menilai lini asuransi perjalanan masih memiliki peluang untuk terus bertumbuh ke depannya. Dia bilang hal itu seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. 

Oleh karena itu, Mega Insurance akan menerapkan sejumlah strategi guna mengoptimalkan peluang tersebut.

Diang mengatakan perusahaan akan terus memperkuat produk, kanal distribusi, serta layanan digital agar asuransi perjalanan makin mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan nasabah. 

Baca Juga: Strategi Mega Insurance untuk Dorong Kinerja Asuransi Properti hingga Akhir 2026

"Selain itu, kami juga akan terus membangun kerja sama dengan berbagai mitra strategis dan mengoptimalkan kanal digital untuk memperluas jangkauan pasar," kata Diang.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Mega Insurance mencatatkan premi bruto sebesar Rp 963,50 miliar per Agustus 2026. Nilainya meningkat 21,02%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Adapun Mega Insurance mencatatkan klaim bruto sebesar Rp 418,87 miliar per Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×