Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat peningkatan aktivitas pada lini asuransi perjalanan di tengah dinamika penerbangan internasional dan momentum libur panjang.
Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok mengatakan, perusahaan telah menerima beberapa pengajuan klaim untuk manfaat asuransi perjalanan, terutama terkait keterlambatan (delay) dan pembatalan perjalanan. Namun, ia tak merinci besaran nilainya.
“Sudah ada beberapa pengajuan klaim untuk manfaat asuransi perjalanan seperti delay atau penundaan penerbangan dan pembatalan perjalanan yang dilaporkan oleh para travel agent yang merupakan business partner kami dan juga para pelanggan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam polis asuransi perjalanan GEGI terdapat pengecualian umum yang berlaku untuk seluruh bagian pertanggungan. Pengecualian tersebut antara lain mencakup risiko perang, serangan, tindakan musuh asing, permusuhan atau operasi mirip perang.
Baca Juga: Pembiayaan BNPL Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 71,13% per Januari 2026
Selain itu, juga termasuk baik perang yang dinyatakan maupun tidak, perang sipil, pemberontakan, huru-hara, pengerahan massa dalam jumlah besar, pemberontakan militer, revolusi, hingga perebutan kekuasaan.
Di sisi bisnis, GEGI melihat momentum libur panjang dan mudik Lebaran sebagai pendorong utama penjualan asuransi perjalanan. Permintaan tercatat meningkat baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.
“Pastinya ada peningkatan penjualan produk asuransi perjalanan baik domestik dan internasional di momen libur Lebaran ini. Ditambah lagi dengan adanya libur panjang dan tradisi mudik, serta liburan sekolah anak,” kata Linggawati.
Sejumlah grup travel, lanjutnya, telah memasukkan paket asuransi dalam proposal perjalanan untuk periode libur Lebaran mendatang. Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, GEGI memperluas kerja sama dengan agen perjalanan menengah atas melalui penyediaan paket perjalanan terintegrasi dengan asuransi.
Selain itu, perusahaan juga mengintensifkan aktivitas branding dan promosi melalui media sosial guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perjalanan.
Baca Juga: Piutang Multifinance Tembus Rp 508,27 Triliun, NPF Naik pada Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













