kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.798   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.133   100,74   1,25%
  • KOMPAS100 1.147   15,50   1,37%
  • LQ45 830   8,74   1,07%
  • ISSI 288   4,74   1,67%
  • IDX30 432   5,06   1,19%
  • IDXHIDIV20 517   4,52   0,88%
  • IDX80 128   1,58   1,25%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,08   0,78%

Kuartal 3, rapor bank daerah kian merekah


Rabu, 25 Oktober 2017 / 19:25 WIB
Kuartal 3, rapor bank daerah kian merekah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank pembangunan daerah (BPD) sampai kuartal 3 2017 mencatat kinerja yang cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan kenaikan laba bersih yang mencapai dua digit.

I Made Sudja, Direktur Utama Bank BPD Bali bilang sampai September 2017 kenaikan laba bank mencapai 98% secara tahunan atau year on year (yoy).

"Laba ini didorong oleh pendapatan dari bunga kredit dan fee based," kata Made Sudja, Rabu (25/10).

Dari sisi fungsi intermediasi, sampai September 2017 Bank Bali mencatat pertumbuhan kredit 8% secara yoy. Pertumbuhan kredit ini didorong oleh kredit usaha rakyat.

Edie Rizliyanto, Direktur Utama Bank Sumut juga mencatat realisasi penyaluran kredit yang cukup bagus sampai kuartal 3 2017.

"Sampai September 2017, pertumbuhan kredit ditopang oleh dua sektor," kata Edie kepada Kontan.co.id, Rabu (25/10).

Dua sektor penyumbang kinerja Bank Sumut ini adalah sektor konstruksi dan jasa perorangan. Sektor konstruksi dan jasa perorangan masing-masing tumbuh 43,35% dan 17,73% yoy.

Secara keseluruhan pertumbuhan kredit Bank Sumut sebsar 2% yoy.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai Agustus 2017 laba bank daerah sebesar Rp 8,4 triliun atau turun 1,12% yoy.

Laba yang tumbuh tipis ini karena pendapatan bunga bersih naik 2,72% yoy dan biaya operasional yang naik 7,77% yoy.

Jika dilihat dari pertumbuhan kredit sampai September 2017 sebesar 7,1% yoy menjadi Rp 376,7 triliun.

Kualitas kredit membaik ditunjukkan dengan realisasi NPL gross sebesar 3,52% atau turun 37bps secara yoy. Seiring turunnya NPL, CKPN bank juga turun 2,28% yoy menjadi Rp 9,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×