Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja industri asuransi menunjukkan dinamika yang beragam hingga Februari 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengungkapkan, laba asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 1,14 triliun atau menurun 12,56% secara tahunan (YoY).
Di sisi lain, laba asuransi umum justru meningkat signifikan. “Asuransi umum mencatatkan laba Rp 4,32 triliun atau meningkat 123% (YoY), didorong oleh perbaikan underwriting dan pengelolaan klaim,” ujar Ogi dalam lembar jawaban tertulis OJK, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Premi Asuransi Jiwa Tumbuh Tipis 0,12% per Februari 2026
Dari sisi hasil investasi, industri asuransi juga mencatat pertumbuhan yang kuat. Hasil investasi asuransi jiwa mencapai Rp 9,37 triliun atau tumbuh 245,44% (YoY), sementara asuransi umum sebesar Rp 1,40 triliun atau meningkat 18,47% (YoY), seiring dengan membaiknya kondisi pasar keuangan.
Meski demikian, OJK mengingatkan bahwa kinerja industri asuransi tidak boleh bergantung pada hasil investasi semata.
“OJK menekankan bahwa kinerja industri harus tetap bertumpu pada keseimbangan antara premi, underwriting, dan hasil investasi, sehingga tidak bergantung secara berlebihan pada kinerja investasi,” tutupnya.
Baca Juga: OJK Catat Premi Asuransi Umum Tumbuh 7,41% per Februari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News










