Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa sektor hijau dapat menjadi salah satu ruang pengembangan bagi industri multifinance dan modal ventura. Hal itu juga tercermin berdasarkan pencapaian positif pembiayaan sektor hijau di industri multifinance dan modal ventura sejauh ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman menerangkan penyaluran pembiayaan yang diklasifikasikan dalam Kategori Usaha Keuangan Berkelanjutan atau KUKB di industri multifinance mencapai Rp 93,70 triliun per Juli 2026.
"Porsinya sebesar 17,25% dari total penyaluran pembiayaan per Juli 2026," ungkapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (7/9/2026).
Asal tahu saja, OJK mencatat total penyaluran pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 513,05 triliun per Juli 2026. Nilainya tumbuh 2,01% secara tahunan atau Year on Year (YoY). Kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 6,32% YoY.
Baca Juga: Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 513,05 Triliun per Juli 2026, Tumbuh 2,01%
Sementara itu, Agusman menyampaikan pembiayaan KUKB di industri modal ventura mencapai Rp 15,37 triliun per Juli 2026. Nilainya memakan porsi sebesar sebesar 90,44% dari total penyertaan atau pembiayaan industri modal ventura.
Adapun nilai pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,32 triliun per Juli 2026, atau mengalami kontraksi sebesar 0,46% secara YoY.
Ke depannya, Agusman menyebut peluang dapat terus berkembang tentunya pada usaha yang mendukung pembiayaan berkelanjutan. Dalam menyalurkan pembiayaan, dia juga menekankan industri tetap memperhatikan manajemen risiko, prisip perhatian, tata kelola yang baik, dan paling penting adalah pelindungan konsumen.
Baca Juga: OJK Catat Pembiayaan Modal Ventura per Juli 2026 Capai Rp 16,32 Triliun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














