kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Pembiayaan Modal Kerja Adira Finance Tumbuh 10% pada Kuartal I-2025


Senin, 26 Mei 2025 / 09:46 WIB
Pembiayaan Modal Kerja Adira Finance Tumbuh 10% pada Kuartal I-2025
ILUSTRASI. Adira Finance mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan modal kerja sepanjang kuartal I-2025.


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan modal kerja sepanjang kuartal I-2025.

Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani, mengatakan pembiayaan modal kerja perusahaan naik 10% secara tahunan (year on year) menjadi Rp 389 miliar.

Menurutnya, pertumbuhan pembiayaan modal kerja sangat bergantung pada stabilitas ekonomi. 

“Dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil atau penuh tantangan, pelaku usaha cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan investasi atau ekspansi, sehingga kebutuhan terhadap modal kerja pun akan tertahan,” ujar Gani kepada Kontan, Jumat (23/5).

Ia berharap kondisi ekonomi segera membaik agar mendorong kinerja pembiayaan secara keseluruhan.

Baca Juga: Aludi Sebut Prospek Industri Urun Dana Masih Menjanjikan Tahun Ini

“Untuk tahun 2025, Adira Finance menargetkan pertumbuhan pembiayaan baru sebesar 4% hingga 8%,” jelas Gani.

Guna mencapai target tersebut, perusahaan menyiapkan serangkaian strategi, antara lain memperluas pasar di luar Jawa, memperbaiki proses layanan konsumen untuk meningkatkan retensi, serta memperkuat sinergi dalam grup untuk penetrasi pasar yang lebih luas.

Selain itu, Adira juga terus mengembangkan segmen non-otomotif seperti pembiayaan multiguna dan alat berat, serta mengembangkan digitalisasi guna meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa piutang pembiayaan secara total hanya tumbuh 4,6% yoy per Maret 2025, terendah sejak 2022. Meski demikian, pembiayaan modal kerja tetap tumbuh solid sebesar 11,07% yoy, menunjukkan daya tahan segmen ini di tengah tekanan ekonomi.

Baca Juga: Akui Banyak Tantangan, Mandala Finance Terus Dorong Pembiayaan UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×