Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan masih menunjukkan pertumbuhan signifikan per Juni 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 13,40 triliun per Juni 2026.
"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 57,02% secara Year on Year (YoY)," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan Industri Pergadaian Tumbuh 54,47% per Juni 2026
Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan BNPL per Juni 2026 tercatat meningkat, jika dibandingkan posisi per Mei 2026. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 53,78% YoY menjadi sebesar Rp 13,18 triliun per Mei 2026.
Adapun pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per Mei 2026 tercatat melambat, jika dibandingkan posisi per April 2026. OJK mencatat, pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 56,92% YoY, dengan nilai Rp 12,93 triliun per April 2026.
Sementara itu, Agusman menyampaikan Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat masih terjaga. Dia menyebut NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per Juni 2026 sebesar 3,09%. Angkanya tercatat membaik dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 3,44%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
