kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pendapatan investasi Mandiri Inhealth tumbuh 11,6% di 2017


Kamis, 18 Januari 2018 / 21:39 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) memilih untuk memproyeksikan hasil investasi yang konservatif di tahun ini.

Menurut Direktur Keuangan Mandiri Inhealth Armendra, sepanjang 2017, hasil investasi perusahaan mencapai Rp 156,6 miliar atau tumbuh 11,6% secara year on year (yoy).

Portofolio investasi yang dialokasikan oleh Mandiri Inhealth lebih banyak di deposito yang memiliki porsi sebesar 48,1%, lalu mengekor obligasi 40,8%, reksadana 10,4% dan saham 0,7%. Sementara, Yield of investment (Yoi) Mandiri Inhealth mencapai 8,52% atau di atas target sebelumnya yakni 8,11%.

"Kecenderungan suku bunga turun akan berdampak besar hasil investasi kita. Kita targetkan pertumbuhan 7,75% hasil investasi 2018," ujar Armendra kepada Kontan.co.id, Kamis (18/1).

Pihaknya juga memperkirakan portofolio investasi tahun ini masih akan sama seperti tahun lalu lantaran menghindari volatilitas yang tinggi. "Iya kami cenderung konservatif," ujar dia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×