kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pertumbuhan Kredit Bank Digital Tetap Kuat di 2025, Direct Lending Makin Dominan


Selasa, 09 Desember 2025 / 20:00 WIB
Pertumbuhan Kredit Bank Digital Tetap Kuat di 2025, Direct Lending Makin Dominan
ILUSTRASI. Kinerja Bank Digital: Nasabah di Kantor Cabang Bank Jago, Jakarta, Senin (25/3/2024). Bank Jago mencatat pertumbuhan pendanaan di mana pada akhir 2023 jumlah DPK mencapai Rp12,1 triliun atau tumbuh 46% dibandingkan dengan perolehan pada akhir 2022 yang sebesar Rp8,3 triliun. KONTAN/Baihaki/25/3/2024


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

Superbank Tumbuh 70% YoY

Public Relations Lead Superbank Andre Sebastian mengungkapkan bahwa penyaluran kredit perseroan mencapai Rp 9,08 triliun, tumbuh 70% YoY.

Pertumbuhan ini ditopang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dan produk pinjaman fleksibel yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

“Kualitas pertumbuhan kredit turut mendorong total aset naik 72% YoY menjadi Rp 17,6 triliun per Oktober 2025,” ujarnya.

Baca Juga: Asippindo Proyeksi Industri Penjaminan Tumbuh 8% pada 2026

Amar Bank Fokus pada Sektor Produktif

PT Bank Amar Indonesia menyalurkan kredit Rp 3,42 triliun, naik dari Rp 2,94 triliun pada Oktober 2024.

SVP of Finance Amar Bank David Wirawan mengatakan, ekspansi kredit difokuskan pada sektor produktif, terutama UMKM, serta pembiayaan individu mikro dan korporasi.

“Kami optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan kredit dua digit hingga akhir 2025 dan 2026 dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian,” kata David.

Baca Juga: Aset Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 3,2% Hingga Kuartal III-2025

Bank Raya Dukung Ekspansi dengan Fondasi Digital

Direktur Keuangan Bank Raya, Rustarti Suri Pertiwi, menyebut perseroan optimistis prospek bisnis ke depan semakin kuat, ditopang oleh ekspansi digital dan penguatan fondasi operasional.

Per Oktober 2025, Bank Raya mencatat penyaluran kredit Rp 7,33 triliun, naik dari Rp 6,42 triliun pada Oktober 2024.

Menurut Rustarti, pertumbuhan ini dijaga melalui inovasi produk unggulan, perbaikan kualitas aset, serta efisiensi proses bisnis.

Namun, perseroan tetap mewaspadai risiko eksternal seperti volatilitas ekonomi global dan ketegangan geopolitik.

Untuk memperkuat momentum, Bank Raya memanfaatkan sinergi ekosistem BRI Group dan merangkul berbagai komunitas untuk memperluas pasar.

“Dengan fondasi digital yang kuat dan dukungan ekosistem BRI, Bank Raya yakin dapat menjaga kinerja positif secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selanjutnya: Pengendali Tambah Saham Bahtera Bumi (PGJO), Ini Saran dari Analis

Menarik Dibaca: Ada Lazada 12.12 Promo Habis-Habisan, Berlangsung Mulai 11 hingga 14 Desember

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×