Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bakal memperluas jangkauan QRIS cross border alias QRIS antarnegara.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, tahun 2026 ini BI bakal memperluas jangkauan QRIS cross border melalui kerja sama dengan Hongkong dan Timor Leste dalam waktu dekat.
Penandatanganan tersebut bakal dilakukan langsung oleh Gubernur BI Destry Damayanti dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE) pada 24–26 September 2026 mendatang.
Baca Juga: Investor Urun Dana Makin Selektif, Instrumen Jangka Pendek Mulai Diminati
“Yang pertama dengan Hongkong dan yang kedua dengan Timor Leste. Jadi dua negara ini yang akan kita lakukan dalam 2026,” ungkap Filianingsih dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (23/9/2026).
Begitu kerja sama tersebut resmi diteken, artinya QRIS cross border berhasil menjangkau total delapan negara setelah sebelumnya terkoneksi dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Di luar itu, Filianingsih mengaku pihaknya juga telah mempersiapkan kerja sama dengan sejumlah negara lainnya untuk tahun depan. “Sementara 2027 sudah ada pembicaraan dengan beberapa negara. Nanti kita juga akan sampaikan pada waktunya,” ujarnya.
Sejak pertama kali diimplementasikan pada 2022 hingga Juli 2026, transaksi QRIS Antarnegara oleh pengguna negara mitra di Indonesia mencapai 21 juta transaksi atau senilai Rp 5,90 triliun.
Sementara, transaksi pengguna Indonesia di negara mitra mencapai 4,67 juta transaksi atau senilai Rp 1,73 triliun. Dengan demikian, nilai transaksi yang masuk ke Indonesia lebih tinggi sebesar Rp 4,17 triliun dibandingkan nilai transaksi pengguna Indonesia di negara mitra.
Baca Juga: Kredit Perbankan Melaju, Tapi Belum Merata
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














