kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Simpanan Nasabah Tajir Menyusut Jelang Pemilu 2024, Ini Pemicunya


Senin, 05 Februari 2024 / 10:17 WIB
Simpanan Nasabah Tajir Menyusut Jelang Pemilu 2024, Ini Pemicunya
ILUSTRASI. Karyawan bank menghitung uang rupiah di Jakarta, Rabu (22/3). Simpanan Nasabah Tajir Menyusut Jelang Pemilu 2024, Ini Pemicunya.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Begitu pula saat perhelatan pemilu di 2019. Di Januari, nominal simpanan nasabah Rp 5 miliar lebih masih sebesar Rp 2,63 kuadriliun.

Di April, bulan pelaksanaan pemilu, nilainya Rp 2,75 kuadriliun. Di Desember, jumlahnya mencapai Rp 2,81 kuadriliun.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin berpendapat, perlambatan pertumbuhan dana nasabah tajir di atas Rp 5 miliar juga disebabkan pengalihan dana ke instrumen investasi lainnya.

Baca Juga: BTN Bidik Simpanan Deposito Nasabah Tajir Bisa Tembus Rp 10 Triliun Tahun Ini

"Kalau untuk dana pemilu, harusnya hanya bergeser dari rekening ke rekening lain," kata dia.

Guru Besar Universitas Indonesia Budi Frensidy juga menilai, debitur memilih menempatkan pada aset yang dinilai lebih menarik ketimbang tabungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×