kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Tingkat NPF BNI Finance Membaik Jadi 0,24% pada Maret 2024


Jumat, 24 Mei 2024 / 21:25 WIB
Tingkat NPF BNI Finance Membaik Jadi 0,24% pada Maret 2024
ILUSTRASI. BNI Multifinance turut berkontribusi dalam penyelenggaraan BNI Java Jazz 2019 di Jakarta, Sabtu (2/3/2019). TRIBUNNEWS/HO


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BNI Multifinance atau BNI Finance mencatat perbaikan tingkat Non Performing Financing (NPF) pada Maret 2024. Direktur Bisnis BNI Multifinance Albertus Hendi menyampaikan tingkat NPF perusahaan pada Maret 2024 sebesar 0,24%. 

"Nilai itu lebih baik, jika dibandingkan dengan rasio NPF Maret 2023 yang tercatat sebesar 1,81%," katanya kepada Kontan, Jumat (24/5).

Albertus mengatakan pencapaian positif tingkat NPF itu tak terlepas dari penerapan manajemen risiko yang prudent. Dia optimistis kinerja BNI Finance ke depannya juga akan mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi global yang tidak stabil.

Baca Juga: BRI Finance Catat Penurunan Rasio NPF pada Akhir Kuartal I 2024

Selain itu, Albertus menerangkan pihaknya juga berkomitmen untuk memperkuat kinerja dengan melakukan ekspansi bisnis. Pada 2024, dia mengatakan BNI Finance akan menambah jaringan cabang baru di 22 kota yang potensial. 

"Hal itu juga menunjukkan optimisme BNI Finance terhadap prospek pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata Albertus. 

Sebagai informasi, OJK menyatakan NPF gross perusahaan pembiayaan pada Maret 2024 sebesar 2,45%. Angka itu menurun jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 2,55%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×