kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.975   51,00   0,28%
  • IDX 6.181   -60,46   -0,97%
  • KOMPAS100 805   -7,45   -0,92%
  • LQ45 616   -5,31   -0,86%
  • ISSI 214   -1,69   -0,78%
  • IDX30 341   -3,09   -0,90%
  • IDXHIDIV20 429   -0,76   -0,18%
  • IDX80 92   -0,86   -0,93%
  • IDXV30 116   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 110   -0,52   -0,47%

BCA Catat Simpanan Nasabah di Atas Rp 5 Miliar Naik 8% pada Juni 2025


Kamis, 28 Agustus 2025 / 12:20 WIB
BCA Catat Simpanan Nasabah di Atas Rp 5 Miliar Naik 8% pada Juni 2025
ILUSTRASI. T Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat simpanan nasabah di atas Rp 5 miliar naik 8% pada Juni 2025.(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan jumlah rekening dengan nilai simpanan di atas Rp 5 miliar hingga Juni 2025 tumbuh sebesar 5,1% secara tahunan atau year on year (YoY). Sementara itu, secara total nilai simpanannya juga tercatat naik 8% YoY.

Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA  mengatakan, pada umumnya, pertumbuhan simpanan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) akan bergantung pada sejumlah variabel makroekonomi, baik yang berasal dari kondisi eksternal maupun kondisi domestik.

Secara konsolidasi, total DPK BCA naik 5,7% YoY menyentuh Rp 1.190 triliun per Juni 2025. Dana giro dan tabungan (CASA) secara konsolidasi berkontribusi sekitar 82,5% dari total DPK, tumbuh 7,3% mencapai Rp982 triliun.

Baca Juga: BCA Salurkan Kredit Investasi Rp 330,3 Triliun Per Juni 2025

Total frekuensi transaksi yang diproses BCA naik 17% YoY pada semester I 2025, tumbuh 3,5 kali lipat dalam 5 tahun terakhir. Kenaikan frekuensi transaksi tersebut ditopang oleh transaksi mobile dan internet banking yang naik 19% YoY.

"Mencermati kebutuhan nasabah yang dinamis dan beragam, BCA secara konsisten mengusung konsep "hybrid banking” untuk memberikan layanan secara holistik, baik di ekosistem online maupun offline," ungkap Hera kepada kontan.co.id, Rabu (27/8/2025).

Strategi ini disebut dilakukan untuk mempertahankan posisi di pasar dan senantiasa bertumbuh. Pihaknya pun berharap pertumbuhan CASA dan DPK masih tetap solid ke depan, sejalan dengan volume transaksi yang terus bertumbuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×