kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Sejumlah Tantangan Masih Membayangi Asuransi Rekayasa, Ini Respon Asuransi Jasindo


Senin, 13 Juli 2026 / 16:07 WIB
Sejumlah Tantangan Masih Membayangi Asuransi Rekayasa, Ini Respon Asuransi Jasindo
ILUSTRASI. Asuransi Jasindo (DOK/Asuransi Jasindo)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis asuransi rekayasa (engineering insurance) masih menghadapi sejumlah tantangan sepanjang 2026.

Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Brellian Gema Widayana mengungkapkan bahwa kinerja asuransi rekayasa tahun ini masih dipengaruhi oleh dinamika sektor konstruksi dan infrastruktur.

"Karakteristik lini asuransi rekayasa yang erat kaitannya dengan perkembangan proyek menjadikan pergerakan bisnis pada periode tertentu sangat dipengaruhi oleh realisasi proyek di berbagai sektor," jelasnya kepada Kontan, Senin (13/7/26).

Baca Juga: Diterpa Gagal Bayar, OJK Minta Akseleran Optimalkan Upaya Recovery Aset

Lanjutnya, sejumlah faktor yang memengaruhi lini ini berkaitan erat dengan waktu pelaksanaan dan penyelesaian proyek, penyesuaian biaya konstruksi, serta pengadaan material dan peralatan.

Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah juga menjadi salah satu faktor yang menurut Brellian perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi perkembangan biaya proyek.

Namun, dampak pertukaran nilai tukar rupiah terhadap bisnis ini bersifat berbeda karena sangat bergantung pada karakteristik masing-masing proyek.

Kendati demikian, ia menilai kebutuhan terhadap perlindungan asuransi rekayasa masih tetap relevan, terutama pada proyek-proyek strategis yang terus berjalan.

Di tengah tantangan itu, Jasindo akan terus mengoptimalkan pengelolaan portofolio melalui penerapan manajemen risiko yang komprehensif.

Perusahaan tidak hanya berfokus mengejar pertumbuhan premi, tetapi juga memastikan setiap risiko dinilai secara menyeluruh serta menerapkan prinsip prudent underwriting untuk menjaga kualitas portofolio.

Untuk menjaga kinerja hingga akhir tahun, Jasindo juga memperkuat pendekatan risk management partnership. Lewat strategi ini mereka tidak hanya menyediakan perlindungan asuransi saja, tetapi turut mendampingi nasabah dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mitigasi risiko sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian proyek.

Selain itu, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor konstruksi dan infrastruktur sekaligus melakukan evaluasi risiko secara berkala agar solusi perlindungan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan nasabah dan dinamika industri.

Baca Juga: Terkontraksi 1,97%, Pembiayaan Produktif Multifinance Rp 242,08 Triliun per Mei 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×