Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menjalin kerja sama strategis dalam distribusi Logam Mulia ANTAM melalui skema wholesaler yang ditandatangani pada Rabu (8/7/2026).
Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya kedua perusahaan dalam memperkuat ekosistem emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan emas melalui layanan pembiayaan emas berbasis prinsip syariah.
Melalui kerja sama ini, ANTAM dan Bank Muamalat akan bersinergi dalam perdagangan emas fisik Logam Mulia ANTAM melalui jaringan kantor cabang maupun kanal digital Bank Muamalat. Selain itu, kedua perusahaan juga akan berkolaborasi dalam berbagai program pemasaran, edukasi, dan literasi investasi emas kepada masyarakat.
Baca Juga: BRI Berhasil Tekan Cost of Fund 65 Bps ke Level 2,33%
Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang aman, terpercaya, dan sesuai prinsip syariah, sejalan dengan upaya mendorong pengembangan ekosistem emas nasional.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, Bank Muamalat dan ANTAM merupakan mitra bisnis yang sudah menjalin kerja sama sejak lama. Melalui kemitraan terbaru ini, kedua pihak diharapkan dapat memperluas distribusi.
Selain itu, memperkuat rantai pasok emas nasional, dan meningkatkan akses masyarakat dan badan usaha terhadap kepemilikan emas sebagai instrumen investasi yang aman dan sesuai prinsip syariah melalui pembiayaan syariah.
“Bank Muamalat dan ANTAM sudah punya sejarah panjang dalam hal kemitraan bisnis yang strategis sebelumnya. Masing-masing perusahaan juga punya keunggulan yang dapat disinergikan. Oleh karena itu, kami optimistis inisiatif terbaru ini akan membawa benefit bagi kedua belah pihak serta mendorong investasi emas syariah di masyarakat dengan dukungan pasokan emas berkualitas dari ANTAM,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (8/7/2026).
Menurut Ricky, bank pertama murni syariah di Indonesia ini terus berupaya memfasilitasi peningkatan animo nasabah dan masyarakat untuk memiliki emas batangan. Apalagi, meningkatnya minat masyarakat terhadap emas tidak terlepas dari semakin baiknya literasi keuangan masyarakat.
Emas semakin dipandang sebagai instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global, sekaligus menjadi bagian penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang.
Baca Juga: BTN Gandeng BPS Manfaatkan Data Statistik, Bidik Pembiayaan Rumah Lebih Tepat Sasaran
Adapun untuk badan usaha, keputusan berinvestasi emas merupakan bagian dari strategi manajemen risiko yang matang dalam memperkokoh fundamental keuangan badan usaha. Selain itu, emas juga dapat dijadikan program investasi untuk kesejahteraan karyawan badan usaha.
Sejalan dengan tren tersebut, pembiayaan emas Bank Muamalat melalui produk Solusi Emas Hijrah terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan emas mencapai Rp1,9 triliun, tumbuh 537% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, total booking emas nasabah telah melampaui 1,2 ton, dengan sekitar 54% di antaranya merupakan emas Logam Mulia ANTAM.
“Kami berharap pembiayaan emas Bank Muamalat dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam mewujudkan berbagai tujuan keuangan sesuai prinsip syariah, antara lain untuk pelunasan haji, dana pendidikan anak, hingga perencanaan masa depan keluarga,” ungkap Ricky.
Sementara itu, Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen ANTAM untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk Logam Mulia sekaligus memperkuat ekosistem emas nasional melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
"ANTAM terus berupaya menghadirkan produk Logam Mulia yang berkualitas, terpercaya, dan semakin mudah diakses masyarakat melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi," katanya.
Baca Juga: Ditopang Hasil Investasi, Taspen Catat Laba Rp 1,04 Triliun pada 2025
Handi berharap, sinergi bersama Bank Muamalat dapat memperluas distribusi Logam Mulia ANTAM, meningkatkan literasi investasi emas, serta mendukung pengembangan ekosistem emas nasional yang semakin inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem emas nasional dengan menghadirkan akses yang semakin luas bagi masyarakat terhadap produk Logam Mulia ANTAM.
"Kami meyakini sinergi ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, tetapi juga mendukung pengembangan industri emas nasional dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen yang aman dan bernilai jangka panjang,” tutup Handi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














