kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.909   39,00   0,22%
  • IDX 5.669   -151,53   -2,60%
  • KOMPAS100 732   -20,32   -2,70%
  • LQ45 558   -14,93   -2,61%
  • ISSI 197   -4,44   -2,21%
  • IDX30 317   -8,06   -2,48%
  • IDXHIDIV20 391   -9,89   -2,47%
  • IDX80 83   -2,30   -2,69%
  • IDXV30 106   -2,27   -2,09%
  • IDXQ30 102   -2,67   -2,54%

Marak Gadai Ilegal! OJK Temukan 230 Perusahaan Belum Berizin di Indonesia


Kamis, 16 Oktober 2025 / 04:33 WIB
Marak Gadai Ilegal! OJK Temukan 230 Perusahaan Belum Berizin di Indonesia
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan masih banyak perusahaan gadai ilegal yang beroperasi di Indonesia.?


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Berdasarkan POJK Nomor 39 Tahun 2024, perusahaan pergadaian wajib memenuhi ketentuan modal dan ekuitas sesuai cakupan wilayah usaha.

Modal disetor minimum:

  • Rp 2 miliar untuk lingkup kabupaten/kota
  • Rp 8 miliar untuk lingkup provinsi
  • Rp 100 miliar untuk lingkup nasional

Tonton: OJK Usulkan Program Penjaminan Polis Bisa untuk Penyelamatan Asuransi Bermasalah

Sementara itu, pada Pasal 194 POJK 39/2024, perusahaan pergadaian wajib memenuhi ekuitas minimum.

Ekuitas minimum:

  • Rp 1 miliar untuk kabupaten/kota
  • Rp 4 miliar untuk provinsi
  • Rp 50 miliar untuk nasional

Selain itu, perusahaan pergadaian wajib memiliki rasio ekuitas terhadap modal disetor paling rendah 50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×