Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) masih menjadikan sektor produktif sebagai tulang punggung penyaluran kredit. Hingga Maret 2026, sebanyak 85% dari total portofolio kredit perseroan disalurkan untuk pembiayaan modal kerja dan investasi.
Direktur OCBC Hartati mengatakan, penyaluran kredit produktif tersebut terdiri dari pembiayaan modal kerja dan investasi yang menjadi fokus utama perseroan dalam menjalankan fungsi intermediasi.
"OCBC terus menjalankan fungsi intermediasi termasuk mendukung sektor produktif melalui penyaluran kredit yang sehat dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujar Hartati kepada Kontan.co.id, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: OJK Dalami 15 Pialang Asuransi dan Reasuransi yang Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Menurutnya, hingga Maret 2026, kredit ke sektor produktif masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 4% secara tahunan (year on year/YoY). Perseroan melihat kebutuhan pembiayaan dari sektor usaha masih cukup terjaga sehingga optimistis pertumbuhan kredit akan meningkat pada sisa tahun ini.
"Per Maret 2026, komposisi penyaluran kredit ke sektor produktif yaitu modal kerja dan investasi sebesar 85% dari total kredit. Penyaluran kredit ke sektor produktif mengalami pertumbuhan 4% YoY pada kuartal pertama tahun 2026," katanya.
Hartati menambahkan, OCBC memperkirakan laju pertumbuhan kredit pada 2026 akan lebih baik dibandingkan realisasi kuartal pertama, seiring membaiknya aktivitas ekonomi dan permintaan pembiayaan dari dunia usaha.
Baca Juga: Bank Jago Hadirkan Rapor Kredit, Debitur Bisa Pantau Kesehatan Pinjaman
"Kami mengharapkan pertumbuhan kredit pada tahun 2026 akan lebih baik dari kuartal pertama tahun ini," imbuhnya.
Ke depan, OCBC menegaskan akan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan kualitas aset. Perseroan akan terus memprioritaskan pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














