kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK Perkirakan Dana Pensiun Tumbuh Dua Digit pada 2026, Tantangan Investasi Mengintai


Selasa, 30 Desember 2025 / 20:36 WIB
OJK Perkirakan Dana Pensiun Tumbuh Dua Digit pada 2026, Tantangan Investasi Mengintai
ILUSTRASI. OJK memproyeksikan industri dana pensiun tumbuh dua digit pada 2026. (KONTAN/Muradi)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan industri dana pensiun, baik dari program pensiun wajib maupun sukarela, masih akan mencatatkan pertumbuhan dua digit.

Namun demikian, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menilai industri dana pensiun masih akan menghadapi sejumlah tantangan pada 2026, khususnya dalam pengelolaan portofolio investasi.

“Penurunan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) akan berdampak pada potensi penurunan tingkat imbal hasil investasi yang akan diperoleh Dana Pensiun,” ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Dana Pensiun Kurangi Alokasi SRBI, OJK Ungkap Alasannya

Selain itu, strategi alokasi aset yang optimal juga menjadi tantangan tersendiri di tengah pergerakan pasar keuangan yang semakin dinamis. Pengelola dana pensiun perlu menyeimbangkan antara upaya menjaga imbal hasil dan pengelolaan risiko agar kewajiban manfaat pensiun tetap dapat terpenuhi.

Dari sisi kepesertaan, pertumbuhan jumlah peserta juga menjadi perhatian, khususnya bagi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Ogi menekankan, peningkatan jumlah peserta harus diimbangi dengan pengembangan produk yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Jamkrida Sumbar: Target OJK 90% UMKM 2028 Realistis

“DPLK dituntut untuk terus berinovasi, baik dari sisi produk maupun layanan, agar dapat menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas,” ujar Ogi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×