Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Permata Tbk tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan kredit konsumer di tengah perlambatan ekonomi yang masih membayangi. Sepanjang tahun ini, Permata Bank menargetkan pertumbuhan kredit konsumer di kisaran 10%, dengan kontribusi yang bervariasi dari masing-masing segmen.
Division Head Consumer Lending Permata Bank Haryanto mengatakan, meskipun sejumlah indikator ekonomi menunjukkan perlambatan, perseroan melihat kondisi tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun lalu, khususnya dari sisi aktivitas dan permintaan pembiayaan konsumer.
“Untuk kredit konsumer, kami tetap optimistis. Kami memproyeksikan pertumbuhan kurang lebih sekitar 10%, meskipun realisasinya tentu akan berbeda-beda di tiap segmen,” ujar Haryanto di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Harga Emas Meroket, Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton
Dari sisi segmen, Permata Bank melihat peluang pertumbuhan masih terbuka lebar, terutama pada segmen pengusaha dan usaha kecil menengah (UKM/SME). Bank berupaya menangkap potensi transaksi bisnis nasabah melalui penyediaan layanan perbankan yang lebih komprehensif.
“Khusus segmen pengusaha atau SME, kami cukup optimistis pertumbuhannya akan lebih baik tahun ini. Kami ingin meng-capture transaksi usaha mereka melalui berbagai layanan, seperti cash management, pembiayaan modal kerja, hingga credit booking capital,” jelasnya.
Baca Juga: Perlindungan Finansial Nasabah Bali Diperkuat Lewat Kerja Sama Askrindo
Selain segmen pengusaha, Permata Bank juga memproyeksikan pertumbuhan yang lebih baik pada produk kartu kredit dan personal loan dibandingkan tahun sebelumnya. Optimisme serupa juga disematkan pada pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor.
“Untuk kartu kredit dan personal loan, kami memprediksi masih bisa bertumbuh lebih baik dari tahun lalu. KPR dan kredit kendaraan bermotor juga kami lihat lebih positif dibandingkan tahun sebelumnya,” tambah Haryanto.
Dalam menggarap pasar konsumer, Permata Bank tidak hanya berfokus pada segmen tertentu seperti pariwisata, tetapi juga memperluas jangkauan ke sektor-sektor lain yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan, salah satunya industri otomotif.
Baca Juga: Sektor Perbankan Diprediksi Pulih pada 2026, Begini Rekomendasi Sahamnya
Sebagai bentuk komitmen mendukung sektor tersebut, Permata Bank turut berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan industri otomotif. Perseroan bahkan menjadi sponsor utama Gaikindo Jakarta Auto Week, sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor.
“Kami berkomitmen untuk mendukung dan mengembangkan industri otomotif, karena sektor ini masih memiliki potensi yang cukup besar untuk mendorong pertumbuhan kredit konsumer,” pungkas Haryanto.
Selanjutnya: Pemerintah Siapkan BP3R untuk Percepat Pembangunan 3 Juta Rumah, Tapi Ada Kritik
Menarik Dibaca: Promo PSM Alfamart Periode 14-15 Januari 2026, Vaseline Gluta-Hya Diskon Rp 15.400
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
